Menanti Turunnya Tingkat Suku Bunga: Sebuah Solusi Menatasi Perlambatan Ekonomi by Aldi KR

View previous topic View next topic Go down

Menanti Turunnya Tingkat Suku Bunga: Sebuah Solusi Menatasi Perlambatan Ekonomi by Aldi KR

Post by wisnu PIN on Sun Mar 15, 2009 11:27 pm

http://www.facebook.com/profile.php?id=1494074663&ref=name#/note.php?note_id=58594518006&ref=mf
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/220524

INVESTASI merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di saat krisis global seperti saat ini laju pertumbuhan investasi,khususnya pada sektor riil,sungguh diharapkan.


Untuk menunjang hal itu perlu ada insentif dari pihak perbankan dengan memberikan tingkat suku bunga kredit yang rendah. Jika tingkat suku bunga kredit yang ditawarkan oleh pihak perbankan itu tinggi, maka beban biaya bunga yang ditanggung oleh pihak pengusaha akan tinggi.Hal ini nantinya akan berimplikasi pada dua hal; pertama, meningkatnya jumlah pengangguran yang ada.

Beban biaya bunga yang meningkat menyebabkan pengusaha harus menekan pengeluaran dan salah satu caranya dengan mengurangi jumlah karyawan, sesuatu yang sangat dihindari, terlebih Indonesia akan masuk ke zona turbulensi karena pemilu. Kedua,harga barang-barang menjadi meningkat.Hal ini dilakukan karena pengusaha perlu mengompensasi tingginya beban biaya bunga yang ditanggungnya.Kedua hal ini nantinya akan memengaruhi tingkat konsumsi masyarakat. Pada awal bulan Maret 2009 lalu, Bank Indonesia kembali menurunkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 7,75% dari 8,25% di awal bulan Februari 2009.

Dengan penurunan BI Rate ini diharapkan memberikan sinyal positif terhadap dunia usaha Tanah Air. Bunga murah akan membuat pihak industri berani meminjam untuk investasi baru dan kembali memutar sektor riil. Bila sektor riil berjalan, maka sedikit demi sedikit roda perekonomian negara kita akan menuju ke arah yang lebih baik daripada saat ini. Namun kenyataannya,ratedari bunga bank komersial ini tidak juga mengalami penurunan sehingga membuat investasi pun tidak mengalami peningkatan yang berarti.

Bankbank komersial terlalu takut untuk menurunkan suku bunga bank karena kekhawatiran yang berlebih atas ketidakmampuan konsumen dalam membayar kredit yang telah diberikan untuk melakukan investasi. Memang tidak dapat dimungkiri bahwa dengan situasi saat ini kondisi likuiditas di sektor industri pun mengalami kesulitan. Walau begitu,jangan kita lupakan bahwa Indonesia merupakan negara ke-4 yang memiliki jumlah penduduk terbanyak.

Hal ini memiliki arti bahwa penduduk Indonesia (pasar domestik) merupakan pasar potensial dalam penjualan barang-barang industri, terutama sektor konsumsi rumah tangga.Hal ini dengan sendirinya akan menghilangkan ketakutan sektor perbankan akan macetnya likuiditas dari pihak industri


-aldi KR-

n.b:
tulisan ini masuk ke kolom opini Sindo,
Jumat, 13 Maret 2009

selamat buat oom Aldi, dapet bintang!!
avatar
wisnu PIN
Admin

Male
Number of posts : 141
Age : 28
Divisi : PINerz!!
Angkatan : 2007
Shoutout : me is myself, the world is revolving around me!!
Registration date : 2008-06-04

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum